Tips Mendengarkan Musik yang Nyaman dan Aman untuk Kesehatan Telinga

Mendengarkan musik adalah salah satu alternatif termudah untuk mengembalikan mood seseorang. Bahkan bagi beberapa orang mendengarkan musik adalah bagian dari hobi mereka. Namun ada beberapa hal yang perlu diingat saat mendengarkan musik agar tetap nyaman untuk didengarkan dan juga aman bagi kesehatan telinga atau pendengaran Anda.

Menurut penelitian mendengarkan musik memang dianggap berpengaruh positif terhadap diri seseorang mulai dari kesehatan mental, kecerdasan, hingga self healing. Mendengarkan musik juga menjadi salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan pada berbagai suasana, baik saat bekerja, menaiki kendaraan umum, menunggu antrian, hingga saat membaca buku favorit. Sayangnya saat seseorang mendengarkan musik terkadang lupa untuk memperhatikan beberapa hal yang mungkin justru akan berbahaya bagi kesehatan pendengaran mereka. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi seseorang yang gemar mendengarkan musik:

Hal-hal yang harus dihindari saat mendengarkan musik

  1. Mendengarkan musik terlalu keras dan lama

Beberapa ahli menyatakan bahwa batas aman bagi seseorang saat mendengarkan musik adalah tidak melebihi angka 90 desibel. Hal ini dikarenakan suara yang diterima seseorang dapat mempengaruhi kerja gendang telinga mereka. Ketika suara yang diterima oleh gendang telinga seseorang melebihi dari batas yang ditentukan, 90 desibel, maka akan ada kemungkinan kerusakan gendang telinga. Seseorang akan merasakan suara berdengung pada telinga mereka dan mungkin bisa berdampak pada kehilangan pendengaran sementara bahkan permanen. Meskipun batas aman yang ditentukan adalah tidak melebihi angka 90 desibel bukan berarti seseorang bebas berlama-lama mendengarkan musik selama tidak melebihi angka tersebut. Para ahli juga menyarankan agar seseorang tidak mendengarkan musik secara terus menerus selama lebih dari 60 menit, bahkan ada pula yang menyarankan tidak lebih dari 60 menit dalam sehari.

  1. Terlalu sering mendengarkan musik menggunakan headset atau earphone

Siapa sih yang tidak suka mendengarkan musik dengan headset atau earphone. Selain agar tidak mengganggu dan terganggu dengan kebisingan suara sekitar, mendengarkan musik melalui keduanya juga terdengar lebih enak ditelinga. Namun, jangan lupa bahwa terlalu sering mendengarkan musik melalui headset atau earphone juga berdampak buruk. Suara yang keluar dari headset akan terdengar lebih keras dan dekat dengan gendang telinga, seseorang bisa saja tidak sadar terhadap kerasnya volume yang mereka dengarkan apalagi bagi seseorang yang berkecenderungan untuk mendengarkan musik dengan suara keras. Saran volume yang aman untuk mendengarkan musik melalui headset adalah tidak lebih dari 60 persen atau 20 desibel, dan lamanya tentu bisa disamakan dengan keterangan poin sebelumnya.

  1. Menggunakan headset atau earphone bersama-sama

Satu lagi yang dapat berdampak buruk dari mendengarkan musik melalui headset yaitu infeksi telinga. Untuk dampak yang satu ini lebih tepatnya kemungkinan besar terjadi apabila seseorang sering bertukar headset atau earphone. Bagi beberapa orang meminjam headset teman adalah hal yang wajar. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa headset tersebut dapat menjadi perantara penyebaran kuman atau bakteri penyebab infeksi telinga.

Mendengarkan Musik dengan Bijak

Sesuatu yang berlebihan memang tidak pernah baik dalam hal apa pun termasuk dalam mendengarkan musik. Oleh karena itu bijaklah dalam mendengarkan musik. Dengarkan musik dengan volume yang disarankan bila perlu apabila sudah dirasa cukup terdengar ditelinga maka jangan menaikkan volume musik tersebut selain baik untuk kesehatan pendengaran Anda, baik pula untuk lingkungan sekitar agar tidak menimbulkan kebisingan. Headset dan earphone adalah alat bantu peredam kebisingan jangan digunakan terus menerus bahkan dinyalakan dan digunakan saat tidur. Gunakan sewajarnya pada waktu yang memang diperlukan untuk menggunakan headset atau earphone, seperti di tempat umum dan atau di keramaian.